Sabtu, 07 Maret 2009

proposal pelantikan

PROPOSAL
MUSYAWARAH BESAR
DAN PELANTIKAN PENGURUS
PAGUYUBAN PASUNDAN
KABUPATEN KETAPANG
PERIODE 2009-2014



A. DASAR PEMIKIRAN

Dalam berkehidupan sebagai warga masyarakat, terbentuk sebuah dinamika sosial, dimana peran perorangan tidak luput dari keterkaitannya dengan kehidupan bersama. Terutama sebagai warga Indonesia, kehidupan sosial diwarnai dengan keberadaan adat istiadat, kebudayaan suku atau karakteristik etnis yang berperan besar sebagai media sosialisasi atau pengembangan kepribadian.

Salah satu kekayaan bangsa Indonesia adalah kebudayaan suku yang beragam, hal ini menjadi sumber peradaban bangsa Indonesia memberikan kontribusi terhadap kemajuan Bangsa dan Negara. Karena hal ini, tentu pelestarian terhadap kebudayaan etnik menjadi tanggung jawab bersama, baik perorangan yang terikat oleh adat, maupun pemerintah, dan bahkan telah menjadi kepentingan global untuk menghargai nilai karya manusia yang memiliki akal dan hati.

Budaya etnik adalah warisan, dan mengikat jati diri seseorang. Dimanapun seseorang berada, yang telah terwarisi budaya etnik, akan nampak melalui kepribadian, kepercayaan ataupun nilai-nilai psikologis yang dapat membedakan karakter seseorang. Fenomena ini adalah modal sosial untuk menciptakan kebersamaan, kerukunan, kedamaian, kerjasama, dan modal peningkatan diri, menggali potensi, modal membangun relasi-relasi mutualisme dan media pembelajaran. Bagaimanapun Budaya etnik adalah potensi yang bernilai tinggi yang harus dilestarikan.

Kebudayaan Sunda adalah satu diantara banyaknya budaya etnik yang memiliki karakteristik unik. Sunda menjadi sangat populer karena lestari, terpelihara, berkembang, terjaga melalui sejarah maupun nilai-nilai aplikatif kebudayaan, seperti kesenian, bahasa, prilaku, keorganisasian, etika, bahkan filosofi yang oleh sebagian orang sunda dijadikan pandangan hidup nyunda di dalam kehidupan sehari-hari. Kebudayaan sunda tidak hanya berada diwilayah Jawa Barat, sunda berkembang juga karena dorongan migrasi (“berkelananya” orang Sunda ke luar wilayah Jawa Barat atau Banten), perkawinan dan transformasi nilai melalui formal akademik maupun pergaulan tidak resmi. Cukup jelas, bahwa perkembangan budaya sunda menjadi bagian dinamika peradaban bangsa Indonesia, seperti halnya etnik lain terlihat dalam dinamika sosial, dinamika politik, dan dinamika ekonomi.
Kebudayaan sunda berkembang hingga wilayah luar Jawa barat atau banten, seperti Jakarta, Semarang, Jogjakarta, Surabaya, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan kota-kota lain bahkan di negara Malaysia, Jepang, ataupun Belanda. Secara khusus, budaya sunda memiliki potensi di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Perkembangan ini diasumsikan dari mengingat banyaknya orang sunda yang merantau (mencari penghidupan) ke Ketapang, lalu ada sebagian yang menikah dengan orang ketapang, dan juga proses transformasi, dimana ada orang ketapang belajar ke daerah Jawa Barat, bersosialisasi dan kembali ke ketapang membawa nilai-nilai budaya sunda. Potensi ini sangat terkait dengan pembangunan wilayah Jawa Barat maupun pembangunan wilayah Ketapang. Sebaran alam Ketapang yang “memaksa” orang sunda datang, kondisi kebudayaan ketapang yang terbuka terhadap budaya luar, proyek-proyek pembangunan di Ketapang, kepadatan jumlah penduduk di Jawa Barat yang relatif jauh berbeda jika dibandingkan dengan Ketapang, program-program pemerintah baik berupa transmigrasi maupun tugas kedinasan, dan juga potensi bisnis yang memberikan peluang besar bagi orang-orang Jawa barat maupun orang ketapang yang saling menguntungkan.

Melihat kenyataan itu, dan menyadari akan besarnya potensi kebudayaan sunda berkembang di ketapang, secara omatis juga membawa perkembangan bagi orang-orang sunda di ketapang, maka terbentuklah perkumpulan budaya orang sunda, yang lebih dikenal dengan Paguyuban Pasundan di Ketapang. Paguyuban Sunda merupakan organisasi sosial budaya orang sunda yang berada di Ketapang. Organisasi ini berperan memberikan wadah bagi orang-orang sunda untuk mengembangkan potensi di ketapang, serta pengembangan jati diri etnik, serta berperan membangun daerah ketapang. Paguyuban bersifat kebersamaan, kekeluargaan, ajang silaturahmi, solid dalam tatanan kesamaan suku, keakraban, gotong royong, tepo seliro dan dinamis. Paguyuban pasundan adalah modal sosial bagi masyarakat di ketapang, mengingkat peran-peran paguyuban pasundan bukan hanya dirasakan oleh anggota, tetapi juga oleh masyarakat ketapang, pemerintah ketapang, dan juga pemerintah Jawa Barat. Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) Paguyuban Pasundan, organisasi ini bergerak dalam tatanan keorganisasian yang jelas, memilki visi dan misi, struktur kepengurusan, keanggotaan yang bersifat terbuka, dan satu hal yang membedakan dengan organisasi lain ialah diwarnai dengan karakteristik kesundaan atau filosofi kepasundanan.

Atas dasar pemikiran diatas, bahwa eksistensi Paguyuban Pasundan menjadi sangat penting dan bermanfaat bagi semua pihak di ketapang maupun di Jawa Barat. Untuk keberlangsungan Paguyuban Pasundan, maka segala apa yang tertera dalam AD/ART maupun program kerja harus menjadi acuan kegiatan organisasi. Salah satunya adalah Musyawarah Besar Paguyuban Pasundan, yang membahas tatanan organisasi sampai pembentukan kepengurusan periode baru, dan kemudian pelantikan pengurus.

B. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud penyelenggaraan Musyawarah Besar Paguyuban Pasundan dan Pelantikan Pengurus adalah :
1. Mengevaluasi keberadaan Paguyuban Pasundan dalam totalitas kehidupan kemasyarakatan dan kenegaraan
2. Mengevaluasi perkembangan organisasi Paguyuban Pasundan untuk mewujudkan misi dan tujuan pasundan dalam dinamika kehidupan bermasyarakat ,berbangsa dan bernegara.
3. Mengeksplorasi gagasan-gagasan kreatif dan inovatif sebagai upaya untuk melakukan pembaharuan organisasi di tengah kehidupan berbangsa .
4. Merumuskan strategi dan kebijaksanaan untuk mengantisipasi segala tantangan hari ini dan masa depan .
5. Merumuskan agenda strategi organisasi kedepan dalam keikutsertaan untuk mengawal proses pembangunan ketranmigrasian menuju masyarakat yang aman ,damai ,adil,demokratis dan sejahtera.
Adapun tujuan kegiatan ini adalah :
1. Mengevaluasi terlaksana Program kerja Paguyuban Pasundan 2004-2009 dan merumuskan Program kerja Paguyuban Pasundan 2009-2014.
2. Memilih Ketua Umum Periode 2009-2014.
3. Memilih Ketua Dewan Pembina Paguyuban Pasundan Perioda 2009-2014.
4. Merubah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi
5. Melantik Pengurus Baru Paguyuban Pasundan Ketapang Periode 2009-2014

C. NAMA KEGIATAN

Kegiatan ini bernama Musyawarah Besar ( MUBES ) Paguyuban Pasundan Kabupaten Ketapang dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan Ketapang Periode 2009-2014

D. TEMA KEGIATAN

“ Peningkatan Peran Paguyuban Pasundan Dalam Pembangunan Daerah Menuju Masyarakat Ketapang Yang Mandiri dan Profesional Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia “
Versi Sunda :
“Paningkatan Peran Paguyuban Pasundan tina Pangwangunan Daerah pikeun Ngawujudkeun Masyarakat Katapang nu mandiri jeung profesional dina Bingkei Kesatuan Republik Indonesia”

E. TARGET

1. Terlaksnananya Musyawarah Nasional Musyawarah Besar Pasundan Yang Berkualitas : Baik Dari Segi Pelaksanaan, Opini Maupun Out putnya dalam rangka mengukuhkan eksistensi organisasi.
2. Merumuskannya agenda-agenda strategi organisasi sebagai upaya menuju organisasi yang bermartabat dan professional.
3. Meningkatnya kualitas fungsi dan peran Pasundan dalam mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang masndiri dan demokratis.
4. Terjalinnya hubungan yang berkomunikatif dan dialogis dengan seluruh potensi dan kekuatan masyarakat dalam rangka membangun iklim dan suasana yang demokratis
5. Tejalinnya hubungan organisasi serta berbagi lembaga kemasyarakatan, kebangsaan berskala Nasional.
F. WAKTU DAN TEMPAT

Adapun waktu pelaksanaan kegiatan ini sebagai berikut :
Musyawarah Besar Pasundan Insya Allah akan dilaksanakan pada
1. Waktu : Minggu, 15 Pebruari 2009
2. Pukul : 08.00 – 15.00 WIB
2. Tempat : Rumah Makan Teh Ineu (ciri Khas Bandung) Kabupaten Ketapang
(Rincian Jadwal Acara Telampir)
Pelantikan Pengurus Baru Paguyuban Pasundan Ketapang Periode 2009-2014
1. Waktu : Sabtu, 28 Pebruari 2009
2. Pukul : 19.30 s/d selesai WIB
2. Tempat : Gedung Pancasila

G. ORGANISASI KERJA (KEPANITIAAN)

Organisasi kerja kepanitian dalam Muyawarah Besar Pasundan sebagai berikut :
1. Pembina, Penasehat sesuai dengan kompetensinya.
2. Penanggung Jawab adalah Ketua Umum Paguyuban Pasundan sesuai dengan komptensinya.
3. Panitai Pelaksana Operasional sebagai penanggung jawab pengelola kegiatan secara teknis operasional MUBES dan Pelantikan.

H. ANGGARAN

Adapun Anggaran biaya yang diperlukan untuk penyelenggaraan Musyawarah Besar dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan sebesar Enam Puluh Dua Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Tujuh Enam Ratus Rupiah ( Rp. 62.277.600,-)

I. KEPESERTAAN

Kepesertaan dalam Musyawarah Besar Paguyuban Pasundan adalah :
1. Peserta Aktif
Peserta Aktif adalah peserta sebagai anggota Paguyuban Pasundan, yang memiliki hak suara.
2. Peserta Peninjau
Peserta Peninjau adalah peserta sebagai peninjau, atau pengamat yang diundang panitia, tidak memiliki hak suara.
3. Undangan
Undangan adalah peserta yang diundang panitia sebagai undangan khusus, tidak memiliki hak suara.

J. PENUTUP

Demikian proposal Musyawarah Besar (MUBES) dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan Ketapang periode 2009-2014 ini di buat sebagai bagian dari upaya untuk menyukseskan penyelenggaraan Musyawarah Besar (MUBES) yang berkualitas serta pelaksanaan AD/ART yang sesuai. Proposal ini dapat di jadikan sebagai acuan bagi seluruh peserta Musyawarah Besar Paguyuban Pasundan dan semua pihak yang dengan ikhlas berkenan membantu dan berpartisipasi dalam rangka turut serta menyukseskan pelaksanaan Musyawarah Besar ini. Akhirnya semoga apa yang kita harapkan dari seluruh perjalanan Musyawarah Besar ini senantiasa dalam keridhoan Tuhan Yang Maha Esa . Amin

Ketapang, 25 Januari 2009


PANITIA
MUSYAWARAH BESAR (MUBES)
PAGUYUBAN PASUNDAN KABUPATEN KETAPANG





TEDI WAHYUDIN , S.Sos. I S U W E R I KETUA SEKRETARIS

DEWAN PENGURUS
PAGUYUBAN PASUNDAN KABUPATEN KETAPANG





Drs. ISMET ISWADI



Lampiran 1. SUSUNAN PANITIA

SUSUNAN PANITIA
MUSYAWARAH BESAR PAGUYUBAN PASUNDAN

1. Pembina : 1. Purn. TNI D. Soedradjat 5. O M O
2. Purn. TNI Minggu S.
3. Drs. Saefullah 6.. Ir. Cucu Wamsu
4. Purn. TNI Sukandi 7.. Purn. Polri. Rohendi

2. Penanggung Jawab : 1. Ketua Umum Paguyuban Pasundan Kab. Ketapang (H. Edy Ruchiyat)
2. Sekretaris Umum Paguyuban Pasundan Kab. Ketapang (M. Abduh)

3. Panitia Pelaksana cvvc
(organizing Committee)
Ketua : Tedi Wahyudin, S.Sos.I
Sekretaris : Suweri
Bendahara : M. Wahyudin, S.Pd.I

5. Seksi – seksi
Ø Kesekretariatan
1. Aang Kunaifi, S.Pi
2. Andre Taulani
3. Wendi Mawardi
4. Diki

Ø Perlengkapan dan Transportasi
1. Brig. Depi Safari
2. Dede Ruhyat
3. Bripka Rahmat
4. Drs. Agus
5. Nandang Suhendar, S.Pd.

ØPublikasi, Dekorasi, & Dokumentasi
1. Bripka Asep Engkim
2. Serka Nanang K
3. Bripka Shihabbudin
3. Aceng Jamaludin
4. Cecep Sutisna

Ø Usaha / Pendanaan
1. H. Nanang Suhardi
2. Irma Setiawati
3. Dedi Permana
4. Asep, S.Ag
5. Yudi

Ø Konsumsi
1. Kuswadi
2. Indra Rukmana
3. Abun Bunyamin
4. Arief


Lampiran 2. ANGGARAN BIAYA

NO
URAIAN KEGIATAN
VOL
HARGA SATUAN
JUMLAH
I
KESEKRETARIATAN



Penggandaan proposal
20
Rp 5,000
Rp 100,000
Tinta Komputer
4
Rp 35,000
Rp 140,000
Kertas HVS
2
Rp 35,000
Rp 70,000
Buku Tamu
2
Rp 25,000
Rp 50,000
Flash Disc
1
Rp 80,000
Rp 80,000
Cetak Undangan
350
Rp 2,000
Rp 700,000
Foto Copy Draf Materi Mubes
300
Rp 5,000
Rp 1,500,000
Amplop
3
Rp 15,000
Rp 45,000
Blok Note & Pulpen
300
Rp 5,000
Rp 1,500,000
Ongkos Kurier
2
Rp 150,000
Rp 300,000
Media Cetak "Sunda Kayong"
500
Rp 5,000
Rp 2,500,000
Kaos & ID Card Panitia
40
Rp 50,000
Rp 2,000,000
Stiker Promosi
500
Rp 3,000
Rp 1,500,000
Pulsa sekretariat & Pembuatan email
2
Rp 53,000
Rp 106,000


Sub Total
Rp 10,591,000
II
PERLENGKAPAN & DEKORASI



Sewa Gedung (2 kegiatan)
1
Rp 700,000
Rp 700,000
Sewa Kursi
500
Rp 1,500
Rp 750,000
Sewa Bangku
3
Rp 50,000
Rp 150,000
Meja Medium
1
Rp 50,000
Rp 50,000
Palu Sidang Tatakan
1
Rp 50,000
Rp 50,000
Spanduk
10
Rp 150,000
Rp 1,500,000
Bendera
50
Rp 15,000
Rp 750,000
Sound System
2
Rp 350,000
Rp 700,000
Dekorasi

Rp 500,000
Rp 500,000
Sewa Baju Adat
1
Rp 5,000,000
Rp 5,000,000
Penginapan Tamu Undangan
20
Rp 300,000
Rp 6,000,000
Keamanan dan Parkir
3
Rp 300,000
Rp 900,000


Sub Total
Rp 17,050,000

































III
PUBLIKASI & DOKUMENTASI



Media Cetak/ koran
3
Rp 100,000
Rp 300,000
Radio
3
Rp 200,000
Rp 600,000
Foto + Video
1
Rp 500,000
Rp 500,000
Web Advertising
1
Rp 50,000
Rp 50,000


Sub Total
Rp 1,450,000
IV
KONSUMSI & TRANSFORTASI



Snack (Mubes)
300
Rp 5,000
Rp 1,500,000
Makan (Mubes)
300
Rp 20,000
Rp 6,000,000
Makan (Pelantikan)
300
Rp 20,000
Rp 6,000,000
Snack Pelantikan
300
Rp 5,000
Rp 1,500,000
Aqua Gelas
15
Rp 45,000
Rp 675,000
Transfortasi Panitia
37
Rp 50,000
Rp 1,850,000
Transfortasi Pementas Seni Gamelan
1
Rp 5,000,000
Rp 5,000,000
Transfortasi Pengurus S 4
3
Rp 1,000,000
Rp 3,000,000
Transfortasi Pencarian Dana
2
Rp 1,000,000
Rp 2,000,000


Sub Total
Rp 27,525,000


TOTAL
Rp 56,616,000
BIAYA TAK TERDUGA 10%

Rp 5,661,600

GRAND TOTAL
Rp 62,277,600
Grand Total Sebesar Enam Puluh Dua Juta Dua Ratus Tujuh Puluh Tujuh Enam Ratus Rupiah
Ketapang, 25 Januari 2009

PANITIA
MUSYAWARAH BESAR (MUBES)
PAGUYUBAN PASUNDAN KABUPATEN KETAPANG





TEDI WAHYUDIN , S.Sos. I M. Wahyudin, S.Pd.I KETUA BENDAHARA

Lampiran 3. Susunan Acara

ACARA MUSYAWARAH BESAR



TANGGAL/WAKTU
ACARA
NARASUMBER
TEMPAT
Minggu,15 Peb 2009
Registrasi Peserta
Panitia
RM. Teh Ineu
08.00 - 09.00 Wib





09.00 - 09.45 Wib
Pembukaan MUBES Paguyuban Pasundan




1. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an




2. Laporan Panitia





3. Sambutan-sambutan




- Ketua Umum Paguyuban Pasundan




- Sesepuh Paguyuban




4. Penutup/Do'a



09.45. 10.00 Wib
Coffe Break
Panitia
Idem
10.00 - 11.00 Wib
Pleno I


10.00 - 11.00 Wib
1. Pengesahan Tatib dan Jadwal acara MUBES
Presedium Sidang
Idem


2. Pemilihan Presedium Sidang




3. Laporan Pertanggungjawaban
ketua Umum



Pengurus Paguyuban Pasundan Periode




2004 - 2009



11.00 - 12.00 Wib
Pleno II




1. Pandangan Umum terhadap laporan pertanggungjawaban
Aggota Paguyuban Pasundan
Idem


Pengurus Paguyuban Pasundan
Se-Kab. Ketapang



2. Pembagian Komisi-komisi
Presidium Sidang

12.00-13.00 Wib
ISHOLMA
Panitia

13.00 - 14.00 Wib
PLENO III




1. Sidang-sidang komisi
Presedium Sidang
Idem


2. Pengesahan hasil sidang komisi


14.00 - 15.00
PLENO IV




1. Pengesahan tata tertib pemilihan ketua umum
Presedium Sidang
Idem


dan dewan pembina




2. Penetapan bakal calon ketua umum




3. Pemilihan Ketua umum Dan dewan pembina


15.00 -

PENUTUP/DOA
Panitia
Idem


HIBURAN/Coffe Break










ACARA PELANTIKAN PENGURUS


TANGGAL/WAKTU

ACARA
NARASUMBER
TEMPAT
Sabtu,28 Peb. 2009



Panitia
Gedung Pancasila
19.30 - 20.00
Registrasi Peserta


20.00 - 20.30
Gamelan Pengantar


20.30 - 21.30
Pembukaan Pelantikan Paguyuban Pasundan




1. Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an




2. Laporan Panitia





3. Sambutan-sambutan




- Ketua Panitia Penyelenggara




- Ketua Umum Terpilih




- Sesepuh Paguyuban Pasundan Ketapang




- Bupati Ketapang



4. Acara Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan Ketapang



5. Do'a / Tutup


21.30 - 22.30
Ramah Tamah dan Pentas Karawitan









***

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar